Meniti, Tajuk

Pernah Nadzar

“Berkata akan, berjanji untuk, tidak ataupun akan melakukan sesuatu. Yang saat ini menjadi salah satu penyesalan dan kebodohan bagiku. Tuhan maafin aku. Pernah ber-Nadzar.”

Kalau kepada teman dan sanak-saudara pastilah akan dijauhi atau bahkan ada yang menegur, jika sudah berkata dan berjanji akan atau tidak melakukan sesuatu yang sudah di katakan padanya.

Tapi sepertinya sudah menjadi hal yang tidak asing lagi. Karena toh manusia, tak pernah luput dari lupa dan salah. Bahkan manusialah tempatnya salah dan lupa?

Melupakan dan melewati kesalahan kecil akan menjadi hal besar yang menghantui. Itulah yang menjadi salah satu pengalamanku. Ketika bernadzar tanpa mengusahakan agar bisa menepati janji-kata yang terucap.

Menelisik misteri tergelap dari masa-masa lampau sangatlah penting bagi kehidupan, untuk sedikit demi sedikit sambil diuleni kesalahan dan keluputan yang pernah terjadi.

Pada malam ini ingin kumenyapa dan berbisik;

“Malam izinkan aku merenung !”

“Berkata akan, berjanji untuk, tidak ataupun akan melakukan sesuatu. Yang saat ini menjadi salah satu penyesalan dan kebodohan bagiku. Tuhan maafin aku. Pernah ber-Nadzar.”

Untuk apa aku mengucap, berkata dan berjanji untuk melakukan atau tidak pada sesuatu, yang semestinya tuhan tak butuhkan itu. Sungguh bodohnya aku.

Toh menjadi lebih baik dan indah jika apapun yang kulakukan berjalan dan berlangsung tanpa adanya janji? Percuma aku berjanji kalau-kalau akhirnya aku sendiri yang akan melanggarnya.

Ya.. sudahlah itu semua sudah terjadi dan nasi sudah menjadi bubur, bubur pun tak dapat kembali menjadi nasi.

Ku akui aku pernah berbuat dan bersalah dengan diriku sendiri.

Sekali lagi.. maaf, aku pernah bernadzar.

Meskipun nanti aku mengulangi, semoga aku dapat menepati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s