Fotografis, Meniti, Quote, Tajuk

H i p o t e s i s


“Mengapa setelah ku menyelam dan setia pada proses menulis, berseliweran beribu-ribu kata dalam benak-ku. ?

Dari sekian Testimoni-testimoni diblogg sederhana ku, ini adalah yang kesekian kali.

Seperti Ada Dorongan Untuk Mencatat

Ada pertandingan di dalam akal, yang datang tanpa disadari. Yang pemenangnya akan menjadi bait pertama dari sebuah ungkapan rasa melalui Tulisan-tulisan.

Sebelum adzan, ketika jarum jam bertemu dengan bersamaan. Biasanya kalau tidak ada yang dikerjakan saya beranjak dari tempat ku bekerja yang ku geluti.

Dan hari ini saya menemukan sebuah hal. Interpretasi sangat penting dalam proses pembelajaran ku. Seakan-akan menonjok-ku dengan pukulan Tegas dan Halus.

Kharisma

Dulu waktu masih baru, saya seringkali berjalan kaki menuju tempat kerja. Tapi akhir-akhir ini saya banyak dan agak sering memanfaatkan teknologi mesin sebagai suatu ke-primer-an dan sedikit demi sedikit mulai menuju ke arah maju.

Meskipun terkadang harus mau dan bersedia untuk jalan kaki lagi.

Setelah se-sampainya di-syurga sederhana nan indahku. Terkadang langsung ku cari handuk dan segera ‘Adhus gebyar-gebyur. Tapi kali ini aku duduk-duduk santai di lantai ruang tamu-ku. Sembari membaca-baca lewat Aplikasi sederhana ini.

Lho… Kok syurga ? Iya kan kata pepatah mengatakan “Rumahku adalah syurgaku. Dan aku selalu berusaha untuk tidak menjadikan rumah sederhana ku ini menjadi sebuah Neraka nan Panas dan Gerah. Meskipun pasti ada sesuatu yang sangat tidak menyenangkan terjadi.

Itu sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari yang ku usahakan untuk memadamkan, menenangkan dan menyiram sebuah ke-gerahan yang pasti terjadi.

Pertarungan

Akhir-akhir ini sudah kuputuskan kepada diri sendiri untuk selalu menjaga kegiatan “Membaca dan Menulis-ku”. Sebisa mungkin untuk tidak berhenti dari keduanya.

Rekonsiliasi Antara kedua sisi sangatlah penting untuk dilakukan. Entah didalam kenyataan atau di sebuah Akun Maya.

Contohnya seperti tadi yang kusebut diatas bahwa ke-gerahan harus dihadapi dengan ketenangan. Kalaupun tidasangatlah mungkin akan menjadi Neraka yang panas. Dan anda tidak akan merasa betah dan sejuk dirumah anda sendiri, bukan?

Dan dalam menekuni dunia baca-tulis, aku menjumpai sebuah peristiwa yang sangat langka dan baru ku alami hari ini. Dimana seperti sebuah ‘Pertandingan Antar Kata di dalam benakku.

Rasanya sangat Rumit, dan ber-sliweran beribu-ribu kali memaksaku untuk segera mencatatnya. Tapi aku sendiripun kadang hanya Berdiam sejenak.

Untuk mendapatkan kesejukan dan ketenangan yang setidaknya tidak menimbulkan ke-salah parahan di dalam proses baca-tulisku ini.

Dan aku selalu bertanya-tanya mengapa, kenapa dan bagaimana?. Kepada diriku sendiri.


“Mengapa setelah ku menyelam dan setia pada proses menulis, berseliweran beribu-ribu kata dalam benak-ku. ?

Mengingat kata dari seorang seniman hebat di tanah indonesia yang mengungkapkan:

“Untuk menulis sebuah buku saya hanya membutuhkan waktu tiga hari untuk menyelesaikan. Tetapi setelahnya butuh waktu lama untuk Riset”. Ungkapnya dalam perbincangan hangat di sebuah acara.

Dari berbagai karyanya yang berjudul;

Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Ayah, Edensor, Maryamah Karpov dll..

Beliau mewajibkan diri dalam kurun tiga hari, selesai membaca minimal satu judul novel.


Dan hal yang paling penting dan mendasar dari semua tulisan di atas hinggi kini ku akhiri adalah sebuah upaya-ku ber-hipotesis kepada diri sendiri.

Karena saya berusaha untuk sebanyak mungkin mendapatkan banyak ruang pencarian kekurangan-kekurangan diri.

Amat sangat mustahil saya bisa mendapatkan atau mengetahui banyak kesalahan dalam proses belajar dikehidupan ini tanpa meminta bantuan orang lain.

Dari wordpress inilah salah satunya jalan bagiku, dan saya sangat bersyukur.


Siapa tahu tuhan memberikan sebuah kesempatan untuk menjadi seorang penulis buku atau sebagainya. Ehehe tapi semua itu mustahil. Saya harus punya banyak buku-buku bacaan dan juga pengalaman yang tidak mudah.

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah dengan terus menerus membaca, membaca, menulis dan membaca seterusnya.. pengalaman adalah guru terbaik.


Oh iya sahabat saya punya informasi tentang sebuah acara maiyah suluk pesisiran;

Berikut lebih lengkapnya;

Silahkan bagi teman-teman yang ingin mengunjungi.. semoga bermanfaat 🙏😁

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s