Fotografis, Meniti, Pasti sehat, Quote, Tajuk

Jomblo Halal Bi Halal

“Jika kebetulan kamu ‘Anak Muda, usahakan selalu dalam keadaan Halal.”

Hy guys.. selamat malam dan semoga kita bisa selalu berkarya disetiap hari-hari yang kita jalani. Menciptakan sesuatu dari diri sendiri adalah sebuah kewajiban bagi Anak-Muda dan menjalani sebuah usaha kecil yang baik, minimal untuk diri sendiri. Dan syukur-syukur bisa menjadi manfaat bagi orang lain.

*****


Orang Tua Orang Spesial

Disini saya tidak akan menggurui siapapun dan juga tidak bisa menjadi orang yang spesial untuk anda semua. Hehehe Karena saya tahu. Orang tersebut pastilah Ibu & bapak anda yang telah berusaha berbagai macam cara untuk mendapatkan kebaikan bagi anaknya.

Dan saya sangat yakin bahwa anda yang lebih dewasa dan berpengalaman dari saya.

Okeh Let’s go! langsung saja kita simak bersama sebuah pesan sederhana yang saya dapati dari sebuah kegiatan kumpul bareng tiap malam selasa. Dan jangan kaget kalau disini anda akan menjumpai sebuah ayat-ayat.

Malam ini tepatnya 22-Rajab-1439 Hijriyah seperti biasa saya punya agenda rutin mingguan ‘setiap senin malam, dan kebetulan malam ini bertempat di rumah saudara kami yang baru saja mempunyai kebahagiaan bagi keluarga-nya dan juga kami sebagai seorang teman. Yah beliau baru saja dihadiahi momongan oleh Tuhan berupa anak pertama. Yang semoga bisa menjadi seperti yang diharapkan. Amiin..

Sekitar dua bulan lalu kita berkunjung kerumahnya untuk bareng-bareng seneng, mensyukuri kelahiran; dik s***m (maaf saya sematkan karena saya belum izin kepada beliau mengenai tulisan ini). Anaknya laki-laki, alhamdulillah lahir Caesar dengan bobot yang tidak seperti biasanya, agak berat. Karena mungkin itulah harapan bapaknya; ingin punya keturunan yang berperawakan tinggi dan perfek seperti orang tuanya.

Planggrok FADHILATUL ULUUM

Sekitar 15 menit perjalanan menuju ke rumahnya yang terletak disebelah timur dari desaku melewati empat desa; Sebelum berangkat, seperti biasa kami berkumpul di Planggrok FU, ngobrol sebentar sembari menunggu temen-temen ngumpul semua. Dan menunaikan ibadah ISYA berjamaah. Satu teman belum datang, dia adalah seorang yang memegang sebuah buku catatan sejarah TILAWATIL QUR’AN. Yang itu sangat penting untuk mengetahui sudah sampai mana kita ber-tadarus pekan lalu. Hmmm bagaimana kalau ia tak berangkat?

Tapi kala itu saya sudah menghubungi nomor WhatsApp-nya tapi tidak berubah Tulisan “MEMANGGIL” di bawah Nama sebuah panggilan w.a ku; yang harusnya kalau dia sedang Online akan berubah menjadi “BERDERING”.

Tapi sudahlah, selesai nya kita putuskan untuk bergegas menuju ke tujuan.

Sumber Ke-benaran Dan Petunjuk

“Dari Al-Qur’an adalah sebuah kebenaran dan dari pembawa-nya adalah sebuah pesan.”

Setelah sampai di rumah Sohibul bait kami berjabatan tangan dan saling tegur sapa dengan sedikit senyuman hangat.

Bercerita tentang kisah hari ini, sembari menikmati Teh bersama.

Dan tiba-tiba teman kita itu menelfon ku lewat panggilan w.a-nya, yang baru saja ku-gletakkan disamping tempat duduk ku. Kuangkat dan tidak panjang lebar beliau bertanya;

Temenku : ” tadi kok tidak menunggu-ku?

Aku : ” Tadi kuhubungi WhatsApp-mu tidak Nyambung bro! (Jawabku)

Ya sudah sini menyusul.

Temenku : ” ya okeh. Siap meluncur bro! Aku sudah didesa ketapang (Jawabnya dengan santai).

Desa Ketapang adalah sebuah desa tetangga; tepatnya disebelah timur setelah desaku.

Ehhh… Belum sampai 5 menit berlalu. Suara motor yang dikendarai oleh-nya berhenti didepan rumah. Ya memang kalau sudah sering mendengar suara knalpot motor temen, sekilas pasti mengenalinya. “Anda juga pasti sama sepertiku.”

Tak tahu kenapa? Mungkin dari berbagai sistem operasi akal manusia ada sebuah gen yang menyimpan file yang sudah terrekam.

Bersama membaca – bareng-bareng belajar

Dipimpin langsung oleh orang yang memiliki pengalaman lebih dan sudah mengaji atau mondok di sebuah pesantren. Ialah kang mawardi, biasa kami menyapanya dengan panggilan akrab “KANG.

Dijawa memang lebih sopan dan santun memanggil orang yang lebih tua dari kita dengan panggilan “KANG.

Setelah selesai bertadarus. Satu persatu dan acara selanjutnya adalah “KAJIAN TAFSIR QUR’AN”. Yang Alhamdulillah periode malam ini berjalan lancar tanpa halangan apapun.

Diawali dengan membaca bersama, dan akan diuraikan dan dijelaskan arti dari ayat yang kita baca tersebut oleh kang Mawardi.

Malam ini sudah sampai

Surah Al-Baqarah; Ayat 267; Juzz 2.

يا أيها الذين آمنوا أنفقوا من طيبات ما كسبتم ومما أخرجنا لكم من الأرض ولا تيمموا الخبيث منه تنفقون ولستم بآخذيه إلا أن تغمضوا فيه واعلموا أن الله غني حميد


267. Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usaha yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk saat kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya dengan memincingkan mata ke arahnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS.267;2)

“Dan biasanya dalam penyampaian uraian tafsir tersebut Kang Mawardi akan memberikan sedikit pesan dari pengalamannya yang sudah beliau alami dan lalui dikehidupan sehari-harinya. Menurut bahasa jawanya adalah “pitutur”.

Kira-kira begini beliau memberi pitutur kepada kami, seingatku;

“Jika kebetulan kamu ‘Anak Muda, usahakan selalu dalam keadaan Halal.”

Tapi itu bahasa penyampaianku hehehe agar supaya lebih singkat dan padat, yang sebenarnya adalah begini;

“Temen-temen semuanya. Yang masih muda dan belum berkeluarga. Sebaiknya berusaha untuk selalu menjaga dalam keadaan Halal. Entah dari segi makanan, apakah uang yang kita dapati untuk membeli barang adalah dengan cara yang Halal?. Dan kalau itu kita lakukan dan usahakan, “insyaallah nanti akan mendapatkan jodoh yang terbaik untuk dirimu sendiri.

“Intinya adalah jangan sampai sesuatu yang kita miliki atau kita makan dan berikan kepada keluarga adalah sesuatu yang Haram atau Syubhat meragukan.”

Karena sesuatu yang buruk atau Haram akan mendatangkan keburukan pula.

-Kalau menurut saya pribadi jodoh adalah sebuah rahasia ilahi,

Meminjam kutipan budayawan “Sujiwo Tedjo;

(Menikah itu nasib, mencintai itu takdir. Kamu bisa berencana menikahi siapa, tapi tak dapat kau rencanakan cintamu untuk siapa. )

Dan sebetulnya masih panjang dan lebar pesan beliau, insyaallah nanti kalau saya punya banyak waktu akan saya bahas pada kesempatan lain.

Dengan segala keterbatasanku, saya akhiri tulisan ini dan selamat menjalani hidup ini dengan penuh semangat dan terus berkarya sekecil apapun itu yang terpenting adalah bagaimana kita tidak merugikan orang lain.

;Disini ada dua poin yang bisa kita petik pertama perihal jodoh dan kedua tentang halal atau sesuatu yang baik akan menghasilkan produk yang baik pula. Mohon maaf saya tidak bisa menjelaskan secara detail. Dan jika anda berkenan ingin mengetahui lebih lanjut tentang surah Al-Baqarah ayat 267; juz 2; tersebut lebih baik kalau anda bertanya kepada seorang yang lebih mengetahuinya.

Salam hangat dari ku
****

Restu Ngopinih 😊✋🙏🤝

Iklan

10 tanggapan untuk “Jomblo Halal Bi Halal”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s